Tue. Apr 23rd, 2024
Keunggulan Dan Kelemahan Radio Sebagai Media Massa

Keunggulan Dan Kelemahan Radio Sebagai Media Massa

Keunggulan Dan Kelemahan Radio Sebagai Media Massa – Merupakan alat percakapan untuk mengutarakan pesan untuk para pendengarnya adalah radio. Alat media ini adalah perangkat media massa atau media penyiaran yang masih eksis hingga saat ini.

Radio masih diminati banyak orang di tengah kemajuan teknologi. Dan masih banyak yang mendengarkan radio untuk mencari hiburan melalui musik atau mendapatkan informasi . Tahukah Anda? Dengan proses koneksi sosial, peran radio sebagai media publik adalah memenuhi sebanyak-banyaknya kebutuhan dan kepentingan pendengarnya.

Keunggulan Dan Kelemahan Radio Sebagai Media Massa

Mulai dari meliput informasi, pendidikan dan hiburan nih. Selain itu, lembaga penyiaran radio harus benar-benar memperhatikan berbagai hal, khususnya bahasa jurnalisme radio.

Simak informasinya di bawah ini untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan radio serta ciri-cirinya.

Keunggulan Radio Sebagai Media Massa

Cepat dan langsung

Tercepat artinya, lebih cepat dari surat kabar atau TV, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tanpa melalui proses yang rumit dan memakan waktu seperti siaran TV atau presentasi media cetak. Hanya melalui telepon, wartawan radio bisa langsung menyampaikan berita atau melaporkan kejadian di lapangan. Dibandingkan berlangganan media cetak, biaya radio relatif jauh lebih murah.

Akrab

Radio merupakan salah satu alat yang familiar bagi pemiliknya. Anda jarang duduk berkelompok sambil mendengarkan radio; tapi biasanya didengarkan sendirian, seperti di mobil, di dapur, di kamar tidur, dan lain sebagainya. Siaran radio bersifat fleksibel, artinya dapat dinikmati sambil melakukan hal lain.

Di dekat

Suara penyiar hadir di rumah atau di dekat pendengar. Pembahasannya langsung menyinggung aspek personal (komunikasi interpersonal). Kata-kata, musik dan efek suara dalam siaran radio dapat mempengaruhi emosi pendengarnya.

Hangat

Perpaduan kata, musik dan efek suara dalam siaran radio dapat mempengaruhi emosi pendengarnya. Pendengar akan bereaksi terhadap hangatnya suara penyiar dan sering menganggap bahwa penyiar adalah temannya. Acara radio disajikan dan dinikmati pendengar berdasarkan rangkaian yang ada.

Sederhana

Tidak ribet, tidak banyak permik, baik bagi pengelola maupun pendengar. Untuk pendengar dan pengelola radio tidak rumit dan tidak memerlukan banyak peralatan. Kadang – kadang siaran radio juga bisa hilang.

Tanpa batas

Siaran radio menembus batas geografis, demografi, SARA (suku, agama, ras, antar golongan), dan kelas sosial. Hanya orang “tuli” yang tidak dapat menikmati atau menikmati siaran radio. Radio memiliki waktu siaran yang terbatas yaitu 24 jam sehari.

Murah

Dibandingkan dengan berlangganan media cetak atau harga satu set televisi, satu set radio relatif jauh lebih murah. Pendengar tidak akan menarik biaya sepeser pun hanya untuk mendengarkan radio. Siaran radio bersifat global dan tidak detail.

Bisa mengulang

Radio mempunyai sifat alami yang bersifat sementara sehingga mempunyai kemampuan mengulang informasi yang telah disampaikan dengan cepat. Radio mempunyai temporalitas yang natural sehingga mempunyai kemampuan mengulang informasi yang disampaikan dengan cepat.

Fleksibel

Siaran radio bisa dinikmati sembari melakukan hal lain atau agar tidak mengganggu aktivitas lain, seperti mengemudi, belajar, memasak, dan membaca buku atau koran. Siaran radio menembus batas-batas geografis, demografi, ras dan kelas sosial.

Kelemahan Radio Sebagai Media Massa

Sekilas

Siaran radio mudah hilang dan mudah juga dilupakan. Pendengar tidak akan bisa menyalin apa yang didengarnya tidak boleh seperti pembaca surat kabar yang bisa diulang – ulang apa yang dibacanya dari awal teks.

Global

Penyajian informasi radio bersifat global, tidak mendetail. Ini karena angkanya dibulatkan. Misalnya penyiar akan mengatakan “lebih dari seribu orang” untuk angka 1053 orang.

Kendala waktu

Waktu siaran radio relatif terbatas, hanya 24 jam sehari, berbeda dengan surat kabar yang bisa menambah jumlah halaman secara leluasa. Sehari 24 jam tidak dapat ditingkatkan menjadi 25 jam atau lebih.

Alur linier

Acara disajikan dan dinikmati oleh pendengar berdasarkan tatanan yang ada, tidak bisa melompat-lompat. Dengan surat kabar, pembaca bisa langsung menuju halaman tengah, akhir, atau langsung ke bagian yang disukainya.

Mengandung gangguan

Seperti pemudaran dan masalah teknis seperti faktor kebisingan saluran.
Dalam arti bahasa Inggris pewarta disebut dengan anouncer (arti harafiahnya: orang yang memberitakan ). Menurut (KBBI) Kamus Besar Bahasa Indonesia stasiun radio adalah orang yang menyiarkan atau menelpon melalui radio.

Berikut ciri-ciri radio, antara lain :

1. Imajinatif: Tampilan suara akan menggugah imajinasi pendengar dalam memvisualisasikan pesan yang disampaikan.

2. Berjaya : Cara siaran radio yang singkat dan tidak rumit membuat kewartawanan radio terbaik dalam cepatnya penyaluran informasi.

3. Suara : Karena hanya berupa suara, maka memungkinkan penyiar radio untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pesan.

4. Informasi : Ciri khas radio adalah berupa informasi yang muncul secara sekilas, sehingga memungkinkan bagi penyiar radio untuk mengemas isi pesannya hanya dengan sekali dengar.

Namun pendengar mampu mencerna dan memahami informasi tersebut ya, Kids.

Demikianlah informasi mengenai kelebihan dan kekurangan radio sebagai media massa serta ciri-cirinya.

Penyiar adalah orang yang tugasnya menyebarkan (menyiarkan) satu atau lebih informasi yang terjamin keakuratannya dengan menggunakan radio dengan tujuan membuat hal itu diketahui oleh pendengar, dilaksanakan, dipatuhi dan dipahami. Thorndike dan Barnhart dalam Junior Dictionary mengatakan, penyiar adalah seseorang yang membuat pengumuman melalui radio (seseorang yang mengumumkan/mengumumkan sesuatu melalui radio).

Dalam Siaran Radio: Praktek dan Teori menyatakan penyiar adalah orang yang menyampaikan materi siaran kepada para pendengar.

Chester, Garisson dan Willis, dalam Televisi dan Radio, mengatakan bahwa penyiar di sebuah stasiun mempunyai banyak peran.

Penyiar disebut juga DJ (Disk Jockey), yaitu penata lagu, karena ia menyajikan lagu dan “suara” sebagai “penghubung” atau penghubung antar lagu. Suara dan percakapan penyiar – jika “cocok” dengan lagu yang diputar – akan menambah kenikmatan pendengar dalam mendengarkan lagu tersebut.

Secara umum penyiar adalah pembicara dari stasiun radio siaran. Padahal penyiar adalah salah satu ujung tombak dalam stasiun radio. Berhasil atau tidaknya suatu peristiwa ditentukan oleh pihak penyiar.

Penyiar adalah pelaku yang melakukan pekerjaan penyiaran, menampilkan produk komersil, menyiarkan berita/informasi, berperan sebagai presenter atau pelawak, menyiarkan olah raga, mewawancarai, berdiskusi, menanyai, dan bercerita.

By admin